[ONESHOT] Partner in CRIME

kyubutt2

Apakah kalian pernah membayangkan menjadi orang terdekat seorang Cho Kyuhyun Super Junior? Aku tidak tahu seberapa terkenalnya dia, namun jika benar apa yang ia katakan bahwa tidak ada gadis remaja di muka bumi ini yang tidak tahu namanya, minimal mengenal wajahnya, maka itu berarti memang dia seterkenal itu.

Dia temanku semasa SMA. Kami bersahabat dekat semenjak tahun pertama. Bukan karena apa, hal itu disebabkan karena jarak rumah kami hanya berbeda satu blok. Kuakui dia pintar, tapi soal  sifat evilnya itu memang sudah bawaan bayi, jadi jika sekarang dia dikenal sebagai ‘Kyuhyun si Lidah Tajam’, maka itu adalah fakta sebenar-benarnya fakta.

Mungkin bagi para penggemarnya, dia adalah sosok yang lucu, humoris, supel, pintar, dan pandai membawa diri. Belum lagi suaranya yang ia banggakan itu, benar-benar membuat dia semakin terkenal saja. Tunggu. Di sini kalian harus tahu bahwa aku tidak membenci ataupun sedang berusaha menjelek-jelekannya. Kali ini aku akan bicara sebagai pihak yang netral.

Di mataku, seorang Cho Kyuhyun tetaplah seorang Cho Kyuhyun, yang super jahil dan berlidah tajam. Asal kalian tahu saja, jika ia sedang bersamaku, kupikir ia tidak akan bisa tidur nyenyak bila belum berhasil membuatku kesal hingga menangis. Sungguh seorang teman yang sangat luar biasa.

Sifat baiknya sih, dia seorang pemberi nasehat yang handal. Hanya saja jika kalian ingin curhat dengannya, kalian benar-benar harus ekstra sabar. Karena dia tidak akan berhenti merecokimu dengan pendapat betapa-bodohnya-dirimu-sampai-bisa-terlibat-masalah-seperti-itu, atau aku-tidak-habis-pikir-bagaimana-kau-bisa-seperti-itu dan berbagai macam pendapat sarkas lainnya.

Bisa dibilang kami ini adalah partner in crime. Teman dalam kejahatan. Kejahatan di sini berarti bahwa ia adalah seorang penjahat dan aku korbannya. Bisa dikatakan begitu. Banyak yang mengira bahwa kami mempunyai hubungan khusus. Padahal demi anak-anakku di masa depan, doaku sembah sujud pada semua dewa di langit, jangan sampai hal itu terjadi.

Namun sebagai orang timur, aku percaya bahwa terkadang kasus semacam “terkena omongan sendiri” itu pasti ada. Jadi aku tidak akan bilang bahwa aku tidak akan suka atau bagaimana, paling tidak jika itu terjadi aku akan mendapat suami yang tampan dan kaya. Tidak merugikan.

Hanya saja aku masih sayang nyawa, dan aku tidak mau mati mengenaskan di tangan para penggemarnya yang posesif. Kalaupun itu terjadi, sepertinya Kyuhyun juga baru akan menikah di menjelang usia empat puluhan,  dan bisa dipastikan aku sudah nyaris berjamur menunggunya. Jadi lebih baik itu tidak perlu terjadi, demi kebaikanku. Ya. Untuk aku, bukan dia.

Aku dan Kyuhyun tidak menyimpan rahasia. Dia menceritakan semua tentang hidupnya. Mulai dari keluarga –kebetulan mama Kyuhyun adalah teman les merangkai bunga mamaku, jadi mereka akrab –sekolah, kuliah, pekerjaah hingga masalah percintaan.

Aku selalu tahu siapa gadis yang dikencaninya, atau siapa gebetan barunya. Bahkan aku juga bisa langsung menebak mana yang Kyuhyun anggap serius dan mana yang hanya ia beri harapan palsu. Begitu juga dengannya, ia mengetahui siapa saja pacarku.

Aku termasuk orang yang sulit jatuh cinta, dan jikalau menjalin hubungan pasti akan bertahan cukup lama. Tidak seperti Kyuhyun yang mudah sekali jatuh cinta dan agak sedikit sembrono dengan komitmen, maka kami sering terlibat perdebatan tak berujung mengenai hal ini.

Dan sekarang sudah hampir sepuluh tahun berlalu semenjak kami memakai seragam sekolah, persahabatan kami tetap tidak berubah. Sore itu aku mengirimkan pesan di akun Kakaotalk-nya, mengajaknya pergi ke gereja.

Pesan itu terkirim jam tiga sore, namun dia hanya membacanya saja. Pesanku tidak dibalas. Kebetulan saat itu ia mendapat jatah libur, dan sempat bilang padaku untuk mengajaknya ke gereja. Setelah dia menjadi artis kami memang jarang sekali ke gereja bersama.

Me: Kyu?

BocahSetan: ya, ada apa? 😀

Me:  -____________-

Me: Kau tak baca pesanku?

BocahSetan: ya Tuhan, KENAPA KAU BARU MENGINGATKANKU SEKARANG???????

Sabar … sabar… tarik napas… hembuskan….

 

Me: AKU SUDAH MENGIRIMU PESAN DUA JAM YANG LALU BODOH DAN HANYA KAU BACA!!!

BocahSetan: ya sudah tunggu aku

Acara doa gereja dimulai pada pukul lima sore dan kami baru berangkat pada pukul lima saat itu juga. Ya Tuhan, hukum saja pria di sebelahku ini. Sepanjang perjalanan aku tidak bisa tidak menunjukkan muka kesal.

Namun mengingat bahwa sahabatku yang satu ini adalah keturunan iblis, maka lebih baik aku diam saja. Sesampainya di gereja kami berdua mendapat tempat duduk tepat di tengah. Aku duduk terlebih dahulu disusul oleh Kyuhyun yang duduk di dekat “jalan” masuk.

Kami berdua dengan khidmat mendengarkan ceramah pendeta namun tidak sampai sepuluh menit, Kyuhyun menyenggol lenganku. “Sebelahmu cantik juga. Bagaimana kalau kau ajak dia kenalan?” Dia berbisik di telingaku sambil menaikkan alisnya.

Oh ya Tuhan, di tempat seperti ini sempat-sempatnya dia melihat wanita cantik. Kuhela napas kasar, lalu menoleh padanya dengan sedikit mendelik, ”Tidak mau!!”

Kyuhyun hanya melengos dan kembali serius menyimak sisa ceramah sore itu hingga satu jam kemudian. Kyu memandangku dengan mata bulatnya,”Aku mau nonton bioskop, mau ikut tidak?”

Aku menggeleng, sedang tidak mood. “Ya sudah, kau pulang naik taksi ya, aku mau nonton.” Katanya kemudian.

Aku melotot ke arahnya sebagai tanda protes. “Naik taksi? Kau yang bayar, kan? Aku tidak bawa dompet,” ucapku panik.

“Aku tidak peduli. Dan, apa? Aku yang bayar? Kau yang naik taksi, kenapa aku yang harus bayar?” Ketus Kyuhyun tidak mau tahu.

Oh ya Tuhan, kenapa Engkau menciptakan makhluk seperti ini. “Cho Kyuhyun, kan kau yang menjemputku, seharusnya kau bertanggung jawab memulangkan aku dengan selamat!” Teriakku frustasi.

“Aku kan sudah bilang, ikut aku nonton atau kau pulang naik taksi. Apa susahnya sih ikut nonton?” Kyu tidak kalah ngotot.

Sebenarnya alasanku untuk tidak mau ikut nonton adalah menghindari resiko dikenali oleh penggemarnya. Belum lagi ia harus menyamar, aku seperti jalan dengan buronan.

“Baiklah, tapi semua kau yang bayar!” putusku.

“Tidak masalah, aku kan kaya.” Kyu mengedikkan bahunya lalu berjalan menuju mobil.

Kyuhyun tidak membuang-buang waktu lagi sampai kami berada di bioskop dalam mall tak jauh dari gereja. Kami segera membeli tiket sesampainya di sana. Kebetulan saat itu masih ada jeda waktu satu jam sebelum film dimulai.

“Aku mau membeli kemeja. Temani aku.” Ujar Kyuhyun.

Dengan langkah malas kuikuti langkahnya. Sepanjang kami berjalan, ia mengoceh dan mengomentari apa saja yang dilihatnya. Aku sampai pening memikirkan bagaimana seorang pria bisa secerewet ini. Hingga kami tiba di sebuah butik khusus pria yang mereknya sangat terkenal ini, Kyuhyun mulai memilih kemeja yang ia inginkan. Hari itu Kyuhyun memakai perlengkapan samar cukup lengkap dengan masker, topi dan jaket berleher tinggi.

“Hei menurutmu ini cocok tidak buatku?” tanya Kyuhyun padaku.

“Ya mana aku tahu, kau coba saja sendiri.” Ujarku cuek. Aku masih sebal dengan sikapnya.

“Aku mengajakmu ke sini untuk meminta pendapat, bukan untuk dimarahi.” Delik Kyuhyun.

Buang Cho Kyuhyun ke neraka… Buang Cho Kyuhyun ke neraka….

“Baiklah, sini kulihat.” Aku mengulurkan tangan dan meraih kemeja itu. Mengukurnya dengan badan Kyuhyun dan melihat di cermin untuk menyesuaikan warna. “Ini bagus, ini saja.” Ucapku kemudian.

Kyuhyun membawa kemeja itu ke meja kasir lalu membayar belanjannya. “Ini bawakan kantong belanjaanku.”

Aku mendelik. Apa dia bilang? Jadi sekarang aku kuli bawaannya?

“Kau jahat, ya. Aku kan orang terkenal, masa bawa barang belanjaan. Apalagi aku ini laki-laki. Sudah bawakan saja.” Ujarnya saat aku menolak melakukan apa yang disuruhnya. Kyuhyun menjejalkan kantong belanjaanya kepadaku, dan aku hanya bisa pasrah.

Awas kau Cho Kyuhyun jangan sampai kau meminta bantuanku lain kali, kupastikan kau akan benar-benar menderita.

 “Mau Starbucks?” Kyuhyun menatapku dengan sumringah.

Menyebalkan. Dia paling tahu kelemahanku. Aku paling tidak bisa menolak olahan kopi Starbucks. Dengan riang aku mengangguk.

Ya Tuhan, murah sekali aku ini. Disogok Starbucks langsung luluh, sial.

“Mau pakai apa? Gelas, cangkir atau kau mau minum langsung dari tempatnya? Aku belikan.”

Jelas dia menyindirku, brengsek.

“Aku mau minum pakai ember.” Jawabku asal.

Kyuhyun memandangku dari atas hingga ke bawah. “Pantas kau belum punya pacar lagi, ternyata rakus.”

Tidak pakai lama aku pun menjitak kepalanya. Dia mengaduh keras.

“Sakit bodoh!!! Sekali lagi kau lakukan kupastikan kau pulang sendiri.”

Aku hanya merengut dan mengangguk pasrah. Dia membayar semua pesanan kami saat itu sebelum mencari tempat duduk. Masih tersisa dua puluh menit. Kebetulan gerai kopi Amerika ini terletak persis di depan bioskop.

Tidak banyak bicara aku menikmati frappucino-ku dengan nikmat. Kyuhyun juga sibuk dengan ponselnya, tidak berkata apa-apa lagi. Demi segala dewa yang hidup di dunia Thor, itu adalah saat-saat paling damai dalam hidupku. Lima belas menit kemudian, kami sudah duduk manis di dalam studio. Ia membeli popcorn ukuran jumbo.

Hal yang paling menyenangkan jika pergi bersama Kyuhyun adalah dia suka makan. Kami berdua suka makan, jadi ini adalah surga dunia karena dia akan membayar semua makanan itu hahahahaha. Belum sampai setengah jam film dimulai, popcorn kami sudah habis dan aku juga sudah kekenyangan. Tak terasa matakupun memberat.

Aku lelah sekali, dan perpaduan antara kursi empuk bioskop dan AC studio menjadi perpaduan yang sangat menenangkan. Kurasakan tangan Kyuhyun menarik kepalaku bersandar ke pundaknya. “Dasar bodoh.” Bisiknya.

Ah, ternyata dia baik juga. Aku tersenyum dan melanjutkan tidurku. Biarlah nanti Kyuhyun yang akan bertanggung jawab membangunkanku. Asal tahu saja aku ini sangat susah dibangunkan, dan masa bodoh, itu resikonya membawaku kemari.

Rasanya baru sekejap aku memejamkan mata, aku merasakan cipratan air dingin menyentuh kulit wajahku. Merasa terusik, aku pun membuka mata. Dan demi setan neraka, Cho Kyuhyun meniup sedotan colanya tepat di wajahku.

“YAAAAKKKK!!!!”

Cho Kyuhyun terkekeh geli hingga memperlihatkan deretan giginya yang rapi. “Salah sendiri kau tidur. Ayo pulang filmnya sudah selesai.”

Aku menoleh ke sekeliling dan benar bahwa hanya tinggal kami berdua yang tinggal. Aku bangkit dan mengikuti langkahnya. Sesampainya di mobil aku langsung mencari posisi nyaman untuk melanjutkan tidurku.

Kyuhyun melirikku sekilas kemudian memberikan jaketnya padaku. Tanpa banyak bertanya aku memakainya untuk menutupi tubuhku yang memang hanya memakai dress selutut itu. Dan dingin AC mobil membuatku bergidik kedinginan.

“Awas kalau kau sampai sakit karena aku tidak mau mendengar suaramu mengomel.” Serunya padaku. Aku tidak menghiraukannya dan melanjutkan tidurku.

Keesokan harinya, aku resmi masuk angin dan tidak masuk kantor. Sedangkan bocah setan itu hanya mengatakan bahwa itu bukan salahnya dan membalas Kakaotalk-ku hanya dengan dua kata, JANGAN MANJA.

***

Note: Aku kangen KYU T_____T

yopiyoll

Advertisements

53 comments

  1. Demi tuhan ini ff sukses bikin aku ngakak pas kuliah /janganditiru/
    Sumpah karakter nyebelin kyu nya nyebelin banget.
    Love-hate relationship
    Tapi persahabatan kayak gini nih yang awet.

    Like

  2. laki gw itu oen *nyengir cantik*

    hiburan banged ini ff, sampe ga nyadar klo lagi baca dikantor xp
    biasalah bang kyu kaga balik2,bikin semua orang kangen berat hikshikshiks
    *peluk kyu*

    Like

  3. Buahahahhahaa *ngakak sengakak-ngakaknya* ehh ehem annyeong kak, aku readers baru disini. Ehehe namaku Wida, seneng bisa ketemu wp ini btw. Eh maaf dateng2 langsung ngakak aja liat tingkah evil’y my babi gendut Cho Gaemgyu. XD
    Liat pic’y aja aku udah ngakak kak, apalagi abis selsei baca. Kikikikii

    Like

  4. Covernya bikin nelen ludah, untung lagi ga puasa hehe..
    Ga bisa ketawa bebas coz lagi dikantor padahal lucu banget.. Tapi pengen juga jadi partner in crime nya Kyu, kalo Kyu nawarin mau banget deh ga pake nolak. Mau di bully juga gpp hehe.. Tapi gitu-gitu Kyu juga perhatian ya^^

    Like

  5. Aku juga kangen Changmin. . *eh* salah. . (!’ ˆ▾ˆ){н̲̅a̲̅н̲̅a̲̅н̲̅a̲̅н̲̅a̲̅н̲̅a̲̅н̲̅a̲̅]..‎​

    Like

  6. Ahhhh… I got it… Hahahahaaaa…
    Bukan cerita ff-nya mksd aku.. Tp boleh nebak, ini ff kakak tulis ngalir gitu aja kah? Maksudnya lebih kayak cuap2, ketik apa yang mau diketik tanpa mikir ini harus gini, itu harus gitu? Baca ff ini semacem baca buku harian ato denger curhatan orang.. Ringan..
    Ini yang namanya nulis apa aja yg mau ditulis ya? Karena lg kangen sama kyu, jadi tulis aja perasaannya.. Bener gak? .__.
    Well, kalau bener begitu, sekarang aku jadi lebih paham.. Big thanks 🙂

    Like

    1. muahahahahha benaaarrrrr ><

      aku benernya suka dengan tulisan yang bergaya seperti ini. soalnya satu ga repot2 mikir nama orang (OC) kedua lebih menjiwai kalo "AKU" itu ya aku yang temenan sama KYU hagz hagz hagz

      masama ^^

      Like

      1. ah, iya beneeerrr.. apalagi aku juga susah nemu nama.. biasa ujung2nya pake nama yang itu2 molo -_-
        boleh dicoba teknik “aku”nya.. sekalian bayangin diri sendiri 😆 😆 😆

        Like

  7. Astaga… XD Jadi partner in crime itu maksudnya gini? haha
    Pelaku dan korbannya ._. Ngakak dah bacanya…
    Dan itu kenapa potonya harus butt? is tha Kyu’s? XD
    Buang Cho Kyuhyun ke neraka? Seriusan tuh? Pasti ngeselin banget dah kalo beneran Kyu kayak gitu -_- meski gantengnya naudzubilah dan suaranya buat pingsan, kalo sampe segitunya nyebelin ya pasti kesel juga sih,, haha XD
    Ah, tapi gak jelas mereka bakal jadi jodoh apa engga, diliat liat sih cocok gitu ya, hehe 😀
    Seruuu

    Like

  8. entah kenapa aku selalu tergelitik sm beberapa kalimat yg kakak buat kkk~ mulai dr yg kyuhyun dgn narsisnya dia blg kaya lah, yaaa meskipun dia beneran emang kaya sih .___.
    btw setuju banget sm kalimat kakak di akhir baris, aku juga kangen kyu… setelah ngeliat fotonya yg di hawaii, perutnya yg agak buncit bikin makin kangen:” malah sekarang dia lebih sering mc drpd nyanyi, padahal kan dia penyanyi khukhukhu.. ditunggu ya kak next ffnya, keep writing;)

    Like

  9. suka banget sama kata2 ini
    ” Buang Cho Kyuhyun ke neraka… Buang Cho Kyuhyun ke neraka….”
    xD untung ff ini gapake nama oc. karena aku sendiri lebih suka ff tanpa ribet menamai oc-nya. keren. bahasanya rapih. karena aku gabisa buat ff kayak gini hahaha. untung kyu disini tidak digambarkan dingin, tidak menyukai wanita atau yg lainnya. jadi lebih manusiawi. walaupun tetap saja seorang iblis tetaplah iblis hahahaha.

    Like

  10. Kyu… kamu kampret bgd sih,itu omongan kga di cerna dulu apa ya ==”, untng ganteng,klo gak ckck
    suka bgd sama bag “buang cho kyuhyun ke neraka” brasa lg kaya merapal mantra 🙂
    love-hate relationship,bertengkar tnda cinta haha

    Like

  11. jadi kangen kyu jugaa, kangen hyuk, kangen super junior yg udah pada tua tapi tetep jadi nomor satu. x( aku janji hyuk, meskipun blog ini udah nyebarin virus exo, dan aku termasuk yang terjangkit, kamu tetap yg paling keren.
    #salahfokusabaikansaja.

    P.S : ini bacanya ngalir, kaya ngedengerin langsung “Aku” curhat.

    Like

  12. hahahaha, aduh aduh aduh..baca ini beneran *geleng2kepala* si kyu super jail kebangetan banget abis xD pemaksa pula dan akhir2nya malah cuek abis dan apa2an itu di akhir..astagaaa, rasanya klo sendiri yg beneran jdi tokoh ‘aku’ dsini, uda pengen banget ngelempar dy sejauh mungkin *hal yg mustahil padahal* hahaa

    Like

  13. hoho.. aku baru tau ada ini.. covernya itu lhoo.. XD
    dan LOL banget bacanya… Dasarr evil Kyuu.. kamu ini yaaa..
    Buang Cho Kyuhyun ke neraka… Buang Cho Kyuhyun ke neraka… XD
    aku selalu suka kisah2 persahabatan semacam ini 🙂

    Like

  14. aaaaaaaa~ posternya! pewe banget tuh pose nya 😀

    “Tidak masalah, aku kan kaya.” << aishh, betapa sombongnya seorang Cho Kyuhyun, rasanya pengen nimpukin dia pakai koin sekarung..untung dia ganteng 😛

    kalo aku punya partner in crime macam Kyuhyun ini bisa-bisa darah tinggi jadinya..kerjaannya bikin emosi mulu..

    tapi gapapa juga sih, biar lidahnya tajam kalo ditraktir mulu tiap jalan-jalan mah hayuu aja..tabahkan hati..haha~ /semprul/

    Like

  15. hahahaha,.. XD,.
    ngakak bacanya kak,.
    iya, bnr2 buang cho kyuhyun keneraka,.
    tapi kan i2 asalnya, bsa seneng dy kl pulang kampung,..
    kwkwkkw,..
    entah hrs miris atw seneng temenan am kyu,..
    puk2 tokoh aku,..
    hihi,..
    tp gk pa2 kok kan partner on crime,..
    ok, dinantikan karya lainnya kak,..
    fighting,.. 🙂
    aku jg kangen kyu kak,.. #kabur

    Like

  16. Hahahah, keren…
    Aku suka banget >.< dari sekian banyak FF yang ku baca dari tadi cuma ini yang berhasil bkin aku stay bca smpe abis n ketawa ngakak,, waks
    (y) salut sama authornya…

    Like

  17. Duh, covernya horror deh, Kak. 😀
    Serius aku baca judulnya kirain genrenya action, darah-darahan gitu, eh ternyata … Hahaha
    Aaah, Kyuhyun emang rajanya iblis. >.< Tapi enak ya kalau pergi-pergi sama Kyu, makan dibayarin, dianter jemput pula, haha. Paling suka waktu Kyuhyun sama "aku" lagi debat tentang pergi ke bioskop di gereja, lucu banget. :v Dan paragraf terakhir itu ngeselin banget masa, asli pengen nendang si Kyuhyun deh, lol.

    Like

  18. Buang Cho Kyuhyun ke neraka… Buang Cho
    Kyuhyun ke neraka….
    mnding buang ke rmah ku aja, rela ko nampun setan tamVan mah wwkwkw
    Kyu emv evil bnget…

    Like

  19. Buang Cho Kyuhyun ke neraka… Buang Cho
    Kyuhyun ke neraka….
    mnding buang ke rmah ku aja, rela ko nampun setan tamVan mah wwkwkw
    Kyu emv evil bnget…^^

    Like

  20. Dari awal sampe akhir ngakak terus hakhak
    Apalagi yang bagian niup sedotan cola itu yakkk xD Kreatif tuh kreatif bisa ditiru /plak

    Lagian tokoh ‘aku’-nya mirip diriku sendiri (?) Masuk ke bioskop, makan popcorn, kenyang, bobo xD
    Nice fic lah pokoknya, asik banget. Bahasanya sederhana dan ngalir banget, kalau kayak komen kakak di atas, kayak buku harian. Ini tuh kayak ‘aha aku dapet ide’ terus buka laptop dan langsung nulis. Ya nulis aja nggak pake banyak mikir. Asik lah pokoknya (y)

    (((mau dong punya sahabat kayak kyu heuheu)))

    Like

  21. persahabatan yang unik dan langka. haha, sebenernya karakter si-aku ini pengen aku komen abis-abisan kalo dia nyata. udah tau sahabatnya macam iblis dan dia masih mau jadi sahabatnya iblis, diajak ke gereja pula. haha. tapi serius, kalo persahabatan kayak gitu ada didepan mata kayaknya bakal tahan lama kayak dikasih formalin gitu, yang dicerita ini aja bertahan 10 tahun. kk~

    Like

  22. Aku juga kangen perut dan pahanya Kyuhyun yang montok!!!
    Aku sukaaaaaaa dengan cerita ini ♥v♥
    Aku juga sukaaaaaaa dengan posternya wkwkwk
    Lagi pengin santai eh menemukan karyamu ini, author chingu hehe
    Terima kasih sudah menulis.
    Semangat berkarya dan menginspirasi! ^^9

    Like

  23. dr prtama liat coverny udh bkin ngakak..wkwkwk..
    n stlh baca ff ny tmbh ngakak…
    asli,kyu mw sm sp aja trnyta jahat bgt..wlwpn ma shbat sndr..hihi

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s